SUARA, SAMPANG– Dugaan korupsi penyimpangan pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dan pajak RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, terus menjadi perhatian publik. Ormas GAIB Perjuangan (GAIB-P) mendapatkan keluhan masyarakat terkait lambannya penangan kasus tersebut.

Ketua Umum DPP Ormas Gema Anak Indonesia Bersatu Perjuangan (GAIB-P), Habib Yusuf Assegaf SH, memang kasus tersebut sudah hampir satu tahun ditangani kejaksaan negeri Sampang, bahkan kami Ormas GAIB banyak menerima keluhan lambannya penangan hingga saat ini belum ada tersangkanya. Minggu (30/8/26).

“Mestinya perkara pengemplang dana BLUD Rumah Sakit Sampang ini lebih mudah, karena sudah ada hasil audit inspektorat soal potensi kerugian daerah sebesar Rp3,3 miliar”.tegasnya.

Lanjut Habib Yusuf beberapa keluhan masyarakat yang sampai pada Ormas GAIB, kami jelaskan sebelum kepemimpinan Kejari yang baru ini, yakni Kejari sebelumnya, Ormas GAIB sudah melakukan aksi demo ke Kantor Kejaksaan negeri Sampang, agar tetapkan tersangka oknum RSUD Sampang dan segera tahan, agar tidak dikhawatirkan, menghilangkan barang bukti.

“Tapi kami yakin dan optimis dibawah kepemimpinan kejari yang baru ini, dalam waktu dekat tidak terlalu lama, perkara pengemplang dana BLUD di RSUD Sampang sudah ada kepastian, agar keadilan masyarakat tidak dicinderai”.pungkasnya.

Habib Yusuf menambahkan, berdasarkan informasi yang kami terima, Kejaksaan negeri Sampang sudah memeriksa dan mengeledah RSUD Sampang, dan beberapa pimpinan tertinggi di Kabupaten Sampang sudah diminta i keterangan sebagai sanksi, tinggal nunggu waktu saja penetapan tersangkanya, kita sebagai masyarakat yang baik harus percaya pada penegakkan hukum.